Banner Besar Korean Stuff

Museum Teddy Bear Jeju: Antara Hiburan dan Edukasi Sejarah

Konten [Tampil]

 

Museum Teddy Bear Jeju: Antara Hiburan dan Edukasi Sejarah

Keindahan Pulau Jeju udah jadi rahasia umum, mulai dari wisata alam hingga wisata buatan menghiasi setiap sudut pulau cantik ini. Kalo wisata alam mungkin nggak semua usia bisa menikmatinya, tapi ada satu tempat yang bisa banget dikunjungi semua usia, anak-anak sekalipun.

Adalah Museum Teddy Bear Jeju, tempat dimana boneka beruang dari berbagai periode dan negara dikumpulkan. Tidak hanya itu, museum ini juga mengenalkan sejarah peradaban manusia di abad ke-20.

Kenalan Singkat dengan Museum Teddy Bear Jeju

Jeju bukan hanya tentang pantai-gunung-pantai gunung. Kalo liburan sendiri sih bisa, ya, hiking ke gunung seperti Hallasan dan Seongsan Ilchulbong, atau menjelajah gua seperti Manjanggul Cave. Tapi, kalo ngajak anak-anak, Museum Teddy Bear bisa jadi pilihan yang sangat tepat.

Didirikan pada tahun 2001, museum ini masih eksis hingga sekarang. Tujuan didirikannya museum ini adalah untuk memamerkan sejarah dan keunikan dari boneka beruang yang telah menjadi mainan andalan sejak dulu.

Nggak hanya memamerkan boneka beruang dari Korea Selatan aja. Disini, teddy bear dari berbagai negara juga dipamerkan. Di museum ini, kalian juga akan menemukan replika boneka beruang tertua di dunia, boneka beruang yang menggambarkan tokoh terkenal dunia dan juga bisa berfoto dengan mainan populer ini.

Apa Aja yang Dipamerkan di Museum Ini?

Nggak hanya liat-liat deretan koleksi museum, disini, ada berbagai kegiatan yang bisa dilakukan oleh pengunjung. Apa aja? Cekidot~

1. History Hall

Suka sejarah? Atau malah ngantuk kalo bersinggungan dengan sejarah? Belajar disini kayaknya nggak bakalan ada kata ngantuk, jenuh atau bosan, deh. Karena yang dipelajari adalah sejarah 100 tahun terbentuknya boneka populer Teddy Bear

Selain itu, kalian tau nggak nih kalo Teddy Bear juga berevolusi? Nggak hanya manusia aja, lho, yang berevolusi, boneka beruang kesayangan para bocil juga. Disini kalian akan melihat Teddy Bear mulai boneka pertama yang dibuat pada tahun 1902 hingga memiliki bentuk dengan sentuhan modern seperti sekarang.

Replika boneka Teddy asli yang terinspirasi dari Presiden Theodore Roosevelt juga ada di museum ini. Nggak hanya itu, boneka antik yang diproduksi oleh perusahaan Steiff juga ada.

Yang lebih memukau lagi, kalian dapat menyaksikan peristiwa bersejarah dunia dengan replikasi menggunakan boneka beruang, seperti pembangunan Tembok Berlin dan pendaratan pertama manusia di bulan.

2. Art Hall

Pecinta seni yuk merapat ke sini juga. Selain digunakan sebagai replika peristiwa bersejarah, kalian akan menemukan replika karya seni terkenal. Seperti “Mona Lisa” versi Teddy Bear, patung “David” dari Teddy Bear dan juga “The Last Supper” yang diperankan oleh boneka beruang ini.

Kalian juga akan menemukan pameran boneka beruang yang dirancang oleh desainer terkenal dunia. Salah satu yang paling terkenal adalah “Louis Vuitton Bear” yang berhias permata dan tercatat sebagai boneka beruang termahal di dunia.

Nggak hanya sejarah, pameran budaya juga ditampilkan disini. Berbagai boneka berpakaian adat dari berbagai negara pun ditampilkan. Tentunya nggak ketinggalan juga budaya pakaian Korea sebagai tempat berdirinya museum, juga dipamerkan disini.

3. Project Exhibition Hall

Selain pameran sejarah, seni dan budaya, museum boneka beruang pertama di Korea ini juga menampilkan beberapa penampilan yang bisa kalian nikmati, gengs. 

Penampilan ini bermacam-macam sesuai tema yang diangkat. Contoh yang paling populer adalah penampilan Teddy Bear yang menggambarkan tokoh terkenal. Seperti Presiden Barack Obama, Albert Einstein, atau Mahatma Gandhi. Ada juga penampilan adegan drakor populer yang syuting di museum ini yakni “Princess Hours”.

Teddy Bear disini satu ukuran nggak? Enggak, dong. Kalian bisa melihat pameran boneka mulai dari ukuran terkecil hingga terbesar. Jadi inget Denimalz, boneka representasi dari DAY6, bahasa mudahnya sih bonekanya DAY6 gitu. Ada yang petite atau ukuran kecil, ada yang giant atau ukuran besar.

4. Pertunjukan Atraktif dan Interaktif

Setelah puas belajar sejarah dan seni, kalian akan disuguhkan dengan penampilan penyanyi terkenal dunia dalam versi Teddy Bear, yakni Elvis Presley. Pertunjukan ini dilangsungkan setiap 15 menit sekali dan menyanyikan lagu-lagu ikonik penyanyi tersebut.

Elvis Presley sendiri merupakan penyanyi serta aktor tahun 50-an yang berasal dari Amerika yang memiliki julukan “Raja Rock and Roll”. Presley dikenal karena memiliki gaya menyanyi yang energik, karismatik serta memiliki suara yang khas.

Kalau penampilan panggung dari raja rock and roll tersebut buat orangtuanya, anak-anak juga disediakan tontonan sendiri, lho. Di sini, anak-anak dapat menonton film pendek di teater kecil yang tersedia dan juga ruang mewarnai yang akan semakin menambah pengalaman anak.

Kalo mau foto-foto? Bisa banget. Spot foto tak lupa juga disediakan oleh pihak pengelola. Nggak hanya satu atau dua aja. Bahkan di setiap sudut pun dirancang seestetik mungkin untuk dijadikan spot foto yang instagramable.

5. Outdoor Garden

Jelajah indoor area udah, outdoor area jangan sampe ketinggalan juga! Museum ini memiliki taman yang sering disebut sebagai “Teddy’s Forest” atau “Fairytale Garden”. Enggak hanya berisi patung dan boneka beruang aja, pepohonan serta pemandangan yang asri akan kalian temukan disini.

Museum ini berada di dalam kawasan Jungmun Tourist Complex yang juga mencakup Pantai Jungmun di dalamnya. Dari Museum Teddy Bear ini hanya terpaut jarak 1,8 km atau 20 menit jika ditempuh dengan jalan kaki.

Yang lebih gong lagi nih, pemandangan Pantai Jungmun dapat disaksikan dari taman yang ada di museum ini. Keren nggak, tuh?

6. Area Belanja

Berlibur nggak lengkap rasanya kalo nggak shopping. Disini, kalian akan disuguhkan juga dengan toko souvenir khas museum Teddy Bear dan tidak akan bisa ditemukan di tempat lain.

Museum shop ini menyediakan boneka beruang berbagai ukuran dan desain serta merchandise unik lainnya. Bahkan, beberapa toko menawarkan DIY Teddy Bear alias kalian dapat membuat boneka custom sesuai dengan keinginan. Apa aja yang bisa di-custom? Mulai dari mata, hidung, pita, hingga bulu.

Buat yang mau nongkrong cantik, museum ini juga dilengkapi dengan cafe dan restoran. Tentunya, tema yang diusung nggak jauh-jauh dari boneka beruang.

Tips Mengunjungi Museum Teddy Bear Jeju

Ada beberapa tips untuk kalian yang ingin mengunjungi Museum Teddy Bear Jeju. Ini dia tipsnya!

1.  Gunakan pakaian yang nyaman, apalagi jika kalian memiliki rencana berkeliling di dalam museum seharian.

2.  Jangan lupa bawa uang cash, karena beberapa tempat di sekitar museum hanya menerima pembayaran tunai.

3.  Cek jadwal pertunjukan terlebih dahulu, serta jangan lupa datang lebih awal agar kebagian tempat.

4.  Jika memungkinkan bawa kamera atau smartphone dengan kualitas kamera yang oke untuk mengabadikan momen.

5.  Gunakan jasa pemandu wisata untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas mengenai sejarah dan koleksi yang dipamerkan.

6.  Jaga kebersihan di area museum dan ikuti aturan yang berlaku.

Informasi Tambahan

Alamat: 31, Jungmungwangwang-ro 110beon-gil, Seogwipo, Pulau Jeju 63535 Korea Selatan

Jam operasional: 9 pagi – 7 malam

Harga tiket (via creatrip.com):

  1. Dewasa 12 won
  2. Remaja 11 won
  3. Anak-anak 10 won

Penutup

Dari beberapa review yang aku baca, museum ini hanya berisi boneka beruang di sepanjang area. Namanya juga museum Teddy Bear, yak, wkwk. Tapi, worth it banget kok untuk kalian pecinta boneka beruang, apalagi di dalamnya nggak hanya berisi pajangan boneka aja.

Kalian tertarik nggak mengunjungi museum boneka beruang ini? Kalo aku sih yes, ya, nggak tau kalo Mas Anang.

Referensi, Gengs~

  1. Bafageh.com. (2024). Menjelajahi Keindahan Museum Teddy Bear Jeju: Wisata, Sejarah, dan Tips Eksklusif!. Diakses dari https://bafageh.com/blogs/Menjelajahi-Keindahan-Museum-Teddy-Bear-Jeju-Wisata-Sejarah-dan-Tips-Eksklusif-

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung di blog kami. Mohon jangan tinggalkan link hidup, ya! Jika meninggalkan link hidup mohon maaf komentar akan kami hapus.