Banner Besar Korean Stuff

Cara Xdinary Heroes Memandang Perpisahan Melalui Album ‘DEAD AND’

Konten [Tampil]

Perpisahan identik dengan akhir dari sebuah hubungan dan momen di kehidupan. Tapi, Xdinary Heroes membawa kesan berbeda dari kata “perpisahan” pada album terbaru mereka yang rilis pada 17 April kemarin, yakni ‘DEAD AND’.

Perpisahan seperti apa sih yang dimaksud oleh Jooyeon COD Biawak dan kawan-kawannya ini? Simak sampai akhir, ya!

Kenalan dengan Xdinary Heroes, Band Rock-nya Babeh JYP

Image source: @XH_official on X

Industri musik Korea dikenal luas karena musik KPopnya. Padahal, ada berbagai jenis musik lain yang nggak kalah menarik dari KPop. Salah satunya adalah KRock yang merupakan aliran musik rock dari Korea yang menonjolkan gitar elektrik dan synthesizer

Salah satu band bergenre KRock yang sedang naik daun akhir-akhir ini adalah Xdinary Heroes, band besutan dari JYP Entertainment. 

Kalo kalian kenal DAY6, band yang punya lagu "Congratulations" sama "Yeppoeso", naaah Xdinary Heroes ini adeknya mereka. 

“Kok beda? Yang satu lagunya galau abis, yang satu lagunya metal abis.” Ehm, iya nih, aduh, gimana ya bilangnya. DAY6 dulu juga agak metal walau nggak se-metal adeknya, cumaaa karena gitarisnya hilang satu, jadinya ya lebih selow. Tapi tetep enak didengar, kok. Ehe.

Sekilas Inpo Tentang Member Xdinary Heroes

Buat yang belum kenal dengan member-member dari Xdinary Heroes, kita kenalan dulu, yuk. 

Tapi sebelum itu, FYI aja nih. Xdinary Heroes sebenarnya punya banyak nama yang berakar dari satu nama. Nama asalnya adalah Extraordinary Heroes yang memiliki arti semua orang bisa jadi pahlawan. 

Nama tersebut, disingkat lagi jadi Xdinary Heroes (엑스디너리 히어로즈) yang lebih dikenal luas. Nah, biar nyebutnya lebih oke lagi, biasanya para Villain (nama fans Xdinary Heroes) nyebutnya pake XDIZ, xdiz, Xdiz atau 엑디즈, terserah intinya gitu.

Jadi, inilah dia manusia-manusia keren dibalik nama besar Xdinary Heroes.

1. Gun-il

Image source: @XH_official on X

Gun-il atau yang memiliki nama lengkap Goo Gunil, adalah leader sekaligus drummer dari Xdinary Heroes. Nggak asal gepuk, bro Gun-il ini pernah mengenyam pendidikan di Berklee College of Music, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, yang merupakan sekolah musik terbesar di dunia.

Gun-il udah pindah ke Amerika sejak usia 6 tahun, jadinya fluent banget. Funfact-nya, belio ini suka ceramah alias suka bicara lama. Selain itu, belio ini juga biasa dipanggil “Papah” oleh Villains Indonesia karena punya aura bapak-bapak yang kencang banget. Gun-il ini member tertua juga sih, kelahiran 24 Juli 1998.

2. Jungsu

Image source: @XH_official on X

Kim Jungsu atau yang lebih dikenal dengan Jungsu, adalah pengisi posisi keyboardist dan juga main vocal. Jungsu punya suara yang lembut tapi kalo highnote oke banget, clean gitu.

Pria kelahiran 26 Juni 2001 ini, udah belajar piano sejak kecil. Awalnya, Jungsu masuk ke JYP Entertainment bukan untuk menjadi seorang member rock band. Dia training untuk menjadi idol K-Pop. Eh, ternyata rejekinya jadi member band metal.

3. Gaon

Image source: @XH_official on X

Kwak Jiseok atau yang punya nama panggung Gaon, adalah rhythm guitarist-nya Xdinary Heroes, sekaligus pengisi vokal dan rap. Dulu, Gaon coba-coba bergabung dengan grup band co-ed di sekolahnya, mengisi posisi gitar. Eh, gedenya jadi gitaris beneran.

Dia pernah dikejar-kejar staf audisi SM Entertainment, lho, saat berwisata ke ibukota Korea Selatan, Seoul. Karena nggak bisa nge-dance sama sekali, tawaran tersebut ditolak. Kemudian, staf audisi JYP Entertainment menawarkan hal yang sama, ditolak lagi. Saat ditawari kembali untuk masuk ke tim band, langsung mau doi, ahaha. 

Member kelahiran 14 Januari 2002 ini anaknya STEM ABIEZZZ. Cita-citanya dulu sebelum jadi musisi adalah IoT Developer. Dia dulu pernah ngerakit komputer saat kelas 5 SD!

Sayangnya, dibalik kegantengan dan kecerdasannya dalam bidang saintek, Gaon ini punya kekurangan, yakni agak oon. Kalian tau video lilin ultah terbalik? Nah, belio ini adalah pelakunya. Makanya, banyak yang bilang Gaon itu singkatan dari Ganteng-ganteng Oon. Tentunya, konteks ini hanya candaan, ya, gengs, jangan dibawa serius!

Gaon dulunya adalah subscriber YouTube-nya Gun-il jaman Berklee. Makanya waktu diberitahu kalo bakal bergabung dengan tim yang sama dengan Gun-il, Gaon senengnya bukan maen. Berasa se-tim sama artis, wkwk.

4. O.de

Image source: @XH_official on X

Member keempat adalah Oh Seungmin yang punya nama panggung O.de. Beda sama Seungmin Stray Kids, lho ya. Member yang punya selera fashion tinggi ini mengisi posisi pemain synthesizer, rap dan vokal.

Bersama dengan Jungsu, pria kelahiran 11 Juni 2002 ini awalnya adalah trainee idol. Ternyata, di kemudian hari, diinfokan oleh perusahaan bahwa Jungsu dan O.de akan masuk ke dalam line up debut tim band. Jadi kalo ditanya siapa member yang bisa dance? Yaa cuma mereka berdua aja, yang lain sesuai keyakinan masing-masing.

Nggak hanya sekedar punya selera fesyen dan hobi foto ootd, O.de sukses melakukan debut runway bersama Jun Han, lho! Mereka melakukan debut runway di Seoul Fashion Week (SFW) 2025 S/S (Spring/Summer) pada September 2024. 

Keduanya menjadi model untuk brand CEEANN dan menjadi guest openers. Tak hanya itu, mereka juga menjadi performers dengan menampilkan aransemen ulang lagu “Save Me” sebagai musik pengiring model lainnya.

Sebelumnya, O.de juga berhasil debut pemotretan solo pada tanggal 28 Maret 2024, bersama majalah GQ Korea untuk brand UGG footwear. Keren! 

Sebuah pencapaian besar nih buat band yang katanya fansnya cuma 4 orang, awokawok.

5. Jun Han

Image source: @XH_official on X

Kalo di timeline/fyp sosmed kalian pernah lewat “Gondrong aktif dan gondrong pasif”nya Xdinary Heroes, nah Jun Han ini adalah satu diantara dua gondrong tersebut. Yang pasif atau aktif, nih? Tentu aja, gondrong pasif soalnya yang aktif si anomali Jooyeon.

Bersama Gaon, member kelahiran 18 Agustus 2002 ini mengisi posisi guitarist, tepatnya sebagai lead guitarist. Belio inilah yang memberi ‘nyawa’ pada lagu-lagu Xdinary Heroes yang dikenal memiliki riff gitar tebal. 

Pemilik nama asli Han Hyeongjun ini adalah member terakhir yang tergabung dalam line up debut, menggantikan trainee sebelumnya yang keluar beberapa bulan sebelum debut. Bro Jun Han ini punya aura yang cocok sama konsep tim. Jadi langsung aja “Ayok, kamu gabung.” Gitu lah, ya, kira-kira. 

6. Jooyeon

Image source: @XH_official on X

Kpopers pasti kenal sama member satu ini. Siapa lagi kalo bukan Kang COD Biawak, Ajuy, gondrong aktif, anaknya Roger Danuarta, atau terserah kalian mau manggil doi apa saking banyaknya nickname yang dipunya. Nama aslinya adalah Lee Jooyeon, stage name-nya Jooyeon. Tapi lebih dikenal dengan nama-nama di atas. 

Maknae Xdinary Heroes yang lahir pada 12 September 2002 ini mengisi posisi main vocal dan bassist. Jooyeon tuh pentolannya Xdinary Heroes, bersama dengan Gaon si Ganteng-ganteng Oon.

Sebelum resmi bergabung dengan JYP Entertainment, Jooyeon ternyata pernah ditawari oleh tim audisi BigHit, tepat setelah 'ditemukan' oleh tim JYP. “Sampai kapan aku bisa menunggu hasil audisinya?” Begitu katanya ke tim JYP. Nggak ada takut-takutnya emang. 

Karena JYP duluan yang memberi kepastian, doi langsung aja tancap gas gabung. Audisinya dulu buat ngisi posisi gitar, eh disuruh banting setir ke bass. Yaudin, deh.

Funfact-nya, si Ajuy-ajuy ini tuh picky eater garis keras. Nggak semua bisa masuk ke perut mungilnya, apalagi sayuran, anti banget pokoknya. Selain itu, doi juga punya alergi dingin yang lumayan berat. Nggak hanya itu, Jooyeon juga tim outfit repeater, berbanding terbalik dengan O.de yang bajunya gonta-ganti, dia nih bajunya itu-itu mulu. 

Oh iya, jangan lupa juga, Jooyeon juga member yang punya wajah bule padahal kalo buka mulut kalimat yang keluar aksen medhok Daegu ini juga suka banget sama warna merah muda alias pinky boy, mulai dari hp, baju, sampe sprei pun pink. Unik banget emang pribadi satu ini.

‘DEAD AND’: Memandang Perpisahan dari Perspektif Lain

Image source: jypentertainment.com

Perpisahan, satu kata yang identik dengan akhir dari sebuah perjalanan, hubungan, atau momen kehidupan. Daripada memandangnya sebagai sesuatu yang akan mendatangkan keputusasaan, Xdinary Heroes memandang perpisahan dari sudut pandang atau perspektif yang berbeda. 

Jadi, gimana sih Gun-il dan anak-anaknya memandang kata ini?

Dead and sendiri adalah plesetan atau permainan kata dari kata dead end yang memiliki arti jalan buntu. Dengan ejaan yang mirip, daripada memakai kata yang membawa kesan negatif, mereka lebih memilih menggunakan kata “and” sebagai nama album.

Bukan tanpa alasan, kata tersebut dipilih karena mereka ingin menyampaikan bahwa perpisahan bukan akhir. Tapi, perpisahan adalah awal dari segala hal yang baru, membawa semangat baru, agar kita tidak terpaku dengan berakhirnya hubungan, momen, atau perjalanan yang telah berakhir ini. 

“Dengan mengubah ‘end’ menjadi ‘and’, kami ingin menunjukkan bahwa sebuah akhir sebenarnya bukanlah titik akhir. Akhir dari sesuatu selalu bisa menjadi awal yang baru.” – Gun-il, leader Xdinary Heroes.

Makna album ini dirangkum dalam title track mereka yakni "Voyager". Lagu ini terinspirasi dari wahana NASA, Voyager 1. Ada yang tau Voyager itu apa? Kita bahas di lain waktu, yak, kepanjangan kalo dibahas disini, hehe.

Intinya, "Voyager" adalah lagu yang membawa pesan bahwa kehidupan merupakan perjalanan penuh risiko dan tantangan. Untuk itu, dalam menghadapinya kita perlu keberanian untuk terus maju meskipun tau bahwa kita telah mencapai titik tanpa kembali. 

Dengan lagu "Voyager" dan album ini, mereka berharap dapat menjadi kekuatan bagi mereka yang sedang mengalami perpisahan. Coba deh, dengerin lagu-lagu di album ini. Siapa tau kalian bisa mendapatkan semangat baru dalam menghadapi permasalahan hidup yang nggak ada habisnya ini.

Penutup

Deep banget nggak sih makna album ini? Nulis ini jadi ajang refleksi dan renungan untuk aku pribadi. Bisa dapat semangat baru juga untuk terus melanjutkan hidup sebagai WNI.

Selain lagu "Voyager", album ini berisi 6 lagu lainnya yang masih bertemakan perpisahan. Apa aja lagu dan makna dibaliknya? Kita bahas di artikel selanjutnya, ya! Sampai jumpa lagi.

Referensi

  1. Garap Media. Xdinary Heroes Comeback ‘DEAD AND’ dengan Lagu Utama Voyager, Angkat Tema Akhir dan Perjalanan Hidup. (2026). Diakses dari https://garapmedia.com/xdinary-heroes-comeback-dead-and-dengan-lagu-utama-voyager-angkat-tema-akhir-dan-perjalanan-hidup/.
  2. The Korea Herald. Xdinary Heroes turn endings into new beginnings with ‘Dead And’. (2026). Diakses dari https://m.koreaherald.com/article/10719114.
  3. https://xdinary-heroes.fandom.com/wiki/

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung di blog kami. Mohon jangan tinggalkan link hidup, ya! Jika meninggalkan link hidup mohon maaf komentar akan kami hapus.