Sunscreen untuk kulit berminyak, merupakan step terakhir dari rutinitas per-skincare-an yang penting tapi sayangnya banyak diabaikan. Padahal, sunscreen penting banget untuk oily skin biar nggak berubah jadi produsen minyak beneran.
Dulu, saat duduk di bangku kuliah, aku pernah mengikuti beauty class dari Wardah. Aku masih ingat betul pemaparan materi tentang pentingnya tabir surya. “Percuma pake skincare tanpa diakhiri dengan sunscreen, produk yang sebelumnya dipakai akan sia-sia.”, begitu kata mbak-mbak Wardah.
Cara Memilih Sunscreen untuk Kulit Berminyak
Punya kulit berminyak tuh bikin gegana–gelisah, galau, merana. Ini salah itu salah. Apalagi saat proses pemilihan sunscreen untuk kulit berminyak. Nggak cocok makin berminyak, gonta-ganti merk malah parno breakout.
Berangkat dari hal tersebut, satu hal yang jadi pertanyaan. Gimana cara memilih sunscreen yang tepat untuk kulit berminyak?
1. Pilih Produk Bebas Minyak dan Non-comedogenic
Hal pertama yang harus dan wajib diperhatikan saat memilih sunscreen untuk kulit berminyak adalah pilih produk yang bebas minyak atau oil free. Produk ini akan mencegah wajah jadi lebih licin kayak prosotan.
Selain itu, pilih juga produk non-comedogenic. Apa itu? Produk-produk seperti ini nggak akan menyumbat pori-pori kulit, sehingga risiko jerawat dapat dikurangi.
Gimana cara tau produk yang dipilih bebas minyak dan non-comedogenic? Biasanya, produsen akan mencantumkan kedua label tersebut di kemasan produk. Tinggal dilihat, diraba, diterawang. Enggak canda, emangnya uang palsu? Hehe.
2. Pilih Sunscreen Berbentuk Gel, Lotion atau Spray
Untuk kulit berminyak, sunscreen yang direkomendasikan adalah sunscreen berbentuk gel, lotion dan juga semprot. Mengapa harus pilih produk dengan ketiga bentuk tersebut?
Sunscreen dengan bentuk lotion dan gel biasanya lebih mudah menyerap ke dalam kulit tanpa meninggalkan bekas. Nah, dengan begitu, kulit nggak akan lebih berminyak. Sedangkan untuk tabir surya berbentuk spray, biasanya punya tekstur yang lebih ringan lagi. Nggak berat gitu kalo dipake.
3. Pilih Sunscreen dengan Spektrum Luas
Sinar radiasi ultraviolet terbagi menjadi dua, yakni sinar UVA dan UVB. Pertanyaannya, apakah semua tabir surya mampu melindungi dari dua sinar bahaya ini? Sayangnya enggak.
Ada yang hanya melindungi kulit dari UVB aja. Padahal keduanya punya peran penting untuk merusak kulit. Karenanya, pilihlah sunscreen yang memiliki formulasi spektrum luas, yaitu sunscreen dengan kandungan SPF dan juga PA. Nah, PA-nya juga nih harus yang banyak, ya, +++ nya.
4. Gunakan Tabir Surya dengan SPF Tinggi
Di era matahari yang sinarnya makin sak karepe dewe ini, kadar SPF yang dipakai di dalam sunscreen minimal harus 30. Dibawah itu? Sangat nggak direkomendasikan. Bahkan jika kalian pake make up yang mengandung SPF pun masih kurang, lho, gengs.
Semakin tinggi kadar SPF di dalam sunscreen, semakin tinggi pula kemampuannya untuk melindungi kulit dari sinar UVB. Semakin tinggi harganya juga sih, hehe.
Tapi apalah arti sebuah harga dibandingkan dengan perlindungan dari kanker kulit yang membayangi setiap beraktivitas di luar ruangan?
Pilih sunscreen yang tahan air dan keringat jika kalian sering beraktivitas di luar ruangan. Oleskan ‘tameng kulit’ setiap 2 jam sekali, terutama jika melakukan kegiatan yang mengeluarkan banyak keringat dan juga sebelum berenang.
5. Kombinasikan dengan Pelembab yang Mengandung Sunscreen
Biar perlindungannya lebih nampol, gunakan juga moisturizer atau pelembab yang mengandung sunscreen. Jadi berlapis-lapis deh proteksinya.
Males ah, sama aja pake sunscreen 2 kali? Nggak apa-apa kok kalo mau pake pelembabnya aja, asalkan SPF yang terkandung didalamnya minimal 30, ya. Kalo kurang dari itu, balik lagi ke rumah pake sunscreen dulu!
Penggunaan pelembab sunscreen ini tentunya lebih efektif dan menghemat waktu. Selain itu, umumnya produk seperti ini memiliki tekstur yang ringan sehingga oke banget untuk oily skin.
6. Hindari Sunscreen yang Mengandung Oxybenzone dan PABA
Tips terakhir memilih sunscreen untuk kulit berminyak ini khusus untuk yang memiliki kulit sensitif dan juga dalam kondisi tertentu seperti eksim, rosacea, atau psoriasis. Hindari produk dengan kandungan oxybenzone dan PABA yang dapat meningkatkan risiko iritasi pada kulit.
Tolong banget, untuk yang punya kulit sensitif, lebih dipilah dan dipilih lagi produk yang akan dipakai demi kebaikan kalian sendiri. Oh iya, jangan sekali-kali pakai sunscreen pada wajah yang ditujukan untuk badan. Produk seperti ini biasanya lebih berat, tebal, berminyak dan yang paling ngeri rentan menimbulkan jerawat.
Ciri-ciri Sunscreen yang Kurang Cocok
Cara memilih sunscreen untuk kulit berminyak udah tau, masalahnya nggak semua produk yang udah dipilih pake hati langsung match sama kulit alias langsung cocok.
Nah, gimana sih ciri-ciri si pelindung kulit ini kurang cocok di kulit?
1. Butuh Waktu untuk Menyerap
Sunscreen yang cocok akan cepat menyerap. Hasilnya, pori-pori nggak akan tersumbat dan nggak menimbulkan masalah lain. Sedangkan sunscreen yang cocok dengan kulit akan cepat meresap, dan ready for make up, yeay!
2. Kulit Lebih Berminyak
Salah satu akibat dari sunscreen yang butuh waktu untuk menyerap adalah kulit akan lebih berminyak. Hal ini disebabkan karena sunscreen yang nggak meresap sempurna akan menyumbat pori-pori dan terjadi penumpukan minyak di permukaan kulit.
3. Muncul Reaksi Alergi dan Iritasi
Hal paling umum yang akan terjadi saat skincare–termasuk sunscreen, yang dipakai nggak cocok adalah timbul reaksi alergi serta iritasi. Diantara tanda kulit iritasi saat menggunakan tabir surya adalah kulit mengelupas, kemerahan, gatal dan perih.
4. Timbul Jerawat
Tiba-tiba berjerawat setelah pake sunscreen baru padahal sebelumnya enggak? Ini adalah salah satu ciri sunscreen yang digunakan nggak cocok. Tanda satu ini juga berlaku untuk pemakaian pertama kali produk skincare lain.
5. Terasa Berat di Wajah
Tanda terakhir yang terjadi jika sunscreen nggak cocok adalah produk terasa berat di wajah, apalagi di bawah make up. Nggak hanya itu, sunscreen yang nggak cocok biasanya akan menyebabkan make up atau riasan sering luntur dan kurang menempel ke kulit.
Penutup
Finally, akhirnya sampai di ujung artikel yang nggak terlalu panjang tapi juga nggak pendek banget ini. Gimana gimana, udah bisa ‘kan sekarang milih sunscreen untuk kulit berminyak? Semoga nggak salah pilih lagi~
Di artikel selanjutnya, kita akan membahas tuntas sunscreen untuk kulit berminyak dari brand Korea. Stay tuned, ya!
Referensi
- alodokter.com. 6 Tips Memilih Sunscreen untuk Kulit Berminyak. (2024). Diakses dari https://www.alodokter.com/6-tips-memilih-sunscreen-untuk-kulit-berminyak
- hellosehat. 4 Tanda Sunscreen Tidak Cocok di Kulit Anda. (2024). Diakses dari https://hellosehat.com/penyakit-kulit/perawatan-kulit/ciri-ciri-sunscreen-tidak-cocok/
- klikdokter.com. Tanda Sunscreen Cocok dan Tidak Cocok di Kulit. (2022). Diakses dari https://www.klikdokter.com/info-sehat/kulit/tanda-tidak-cocok-pakai-sunscreen







Suka deh artikelnya singkat padat informatif aka to the point, jadi langsung paham. btw ditunggu ya artikel berikut nya tentang kulit kering, secara kulitku kering nih
BalasHapusJadi sebelum membeli sunscreen harus tahu kandungan SPF nya dulu ya supaya lebih efektif dlm pemakaian. Bagaimana utk sunscreen buat kulit kering kak? Saya tubggu artikelnya ya.
BalasHapusSaya kalau pilih sunscreen hanya sebatas untuk kulit berminyak saja. Tak pernah terpikir untuk memilih sedetil ini. Oh ternyata banyak ya yang harus dipertimbangkan.
BalasHapus