Korean Stuff

Memerdekakan Diri dengan Menjadi Blogger Profesional

Konten [Tampil]

Memerdekakan Diri dengan Menjadi Blogger Profesional

Apakah kalian bagian dari orang-orang yang disebut sebagai budak korporat? Atau bagian dari orang-orang yang ingin punya penghasilan tambahan? Menjadi seorang freelancer adalah jawabannya. Kenapa? banyak sekali keuntungan yang bisa kalian dapatkan. Salah satu pekerjaan freelance yang bisa kalian lirik adalah dengan menjadi blogger profesional.

“Ah, itu ‘kan hanya untuk orang yang pandai menulis.” Tidak juga! Writing skill bisa diasah asalkan kalian mau. Aku dulu tidak pernah membayangkan akan menjadi seorang blogger, walaupun belum profesional, hehe.

Dulu, aku berpikir jika terjun ke dunia kepenulisan itu sangat-sangat sulit. Mulai dari berpikir untuk mencari ide, mengembangkan ide, hingga merangkai kata demi kata. Namun, ternyata berkecimpung di dunia ini sangatlah seru. Yah, meskipun masih melalui rasa ‘sulit’ itu setiap hari.

Cara Menjadi Blogger Profesional Bagaimana? Intip Dulu Suka Duka Menjadi Seorang Freelancer

Tidak ada pekerjaan yang selalu mulus. Apapun itu pasti melalui yang namanya suka dan duka. Hal ini juga berlaku untuk pekerjaan freelance, termasuk menjadi blogger profesional. Apa saja suka duka yang akan kita llaui jika menjadi perkerja lepas?

Rasa Suka yang Harus Dilalui Seorang Freelancer

Memerdekakan Diri dengan Menjadi Blogger Profesional

1.  Fleksibilitas Waktu dan Tempat Kerja

Pekerja lepas adalah sebuah pekerjaan yang merdeka. Yang dimaksud dengan merdeka disini adalah bebas dalam menentukan jam kerja dan tempat kerja. Sepertinya hal ini adalah impian nagi setiap pegawai dibawah perusahaan, lembaga maupun instansi.

Bekerja di bawah perusahaan dan teman-temannya sangat ditentukan oleh jam kerja. Sedangkan setiap orang memiliki jam produktifnya sendiri-sendiri. Aku berbicara seperti ini bukan tanpa alasan. Aku sendiri saat ini bekerja sebagai seorang florist merangkap admin salah satu online shop fashion. Dua pekerjaan ini ada jam kerja yang sudah ditetapkan jadi tidak bisa “sak enak e dewe, kalo kata orang Jawa.

Kalau kalian menjadi freelancer, kalian bebas sebebas-bebasnya dalam memilih jam kerja. Bisa pagi, siang, sore maupun malam. Tempat kerjanya pun bebas. Bisa di rumah, di kamar, di kafe sambil nongki pun bisa.

2.  Merdeka dalam Memilih Client dan Project

Selain bebas memilih waktu dan tempat kerja, menjadi seorang pekerja lepas khususnya menjadi blogger profesional dapat memilih client serta project sesuai dengan kemampuan dan keinginan.

Kalian bisa memilih client dan perusahaan seperti apa yang ingin diajak kerjasama atau yang ingin kalian terima ajakan kerjasamanya. Selain itu, kalian bisa menerima lebih dari satu klien untuk menambah lebih banyak income.

CATATAN PENTING!

Meski bebas memilih waktu, tempat, client dan project, pekerjaan tersebut harus selesai sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.

3.  Merdeka dalam Menentukan Harga Jual Jasa

Keuntungan lain yang bisa didapat saat melakoni pekerjaan ini adalah kalian bisa bebas menetukan harga jual jasa yang kalian tawarkan. Namun, hal ini tidak bisa dipukul rata untuk semuanya, ya.

Meskipun pada akhirnya penghasilan yang akan diterima sesuai kesepakatan dua belah pihak, namun kalian memiliki kuasa dalam mematok harga. Hal ini disesuaikan dengan skill, pengalaman, berat tidaknya pekerjaan juga waktu pengerjaan.

4.  Dapat Meningkatkan Skill  yang Dimiliki Sesuai Keinginan

Hal ‘indah’ lain dari menjadi seorang pekerja lepas adalah dapat meningkatkan skill yang dimiliki sesuai keinginan juga dapat mempelajari skill lain sesuai dengan minat. Kalian akan terlihat lebih ‘berbakat’.

Seperti salah satu tetangga ku, beliau adalah seorang programmer yang juga memiliki bakat dalam bidang desain. Selain menjalankan pekerjaan utamanya di bidang IT tersebut, beliau juga memiliki pekerjaan sampingan sebagai graphic designer. Enaknya lagi, kerjanya work from home. Kerja dari rumah tapi uang tetap mengalir!

5.  Dapat Menambah Value Portofolio

Project-project yang telah kalian selesaikan dapat dimasukkan ke dalam portofolio kalian. Inilah salah satu keuntungan lain bagi freelancer. Kalian bisa memamerkan berbagai pekerjaan yang sudah kalian selesaikan.

Dengan begitu, client akan menilai bahwa kalian adalah orang yang mampu memahami brief dengan baik juga orang yang memiliki cakupan skill yang cukup luas. Enak, bukan?

6.  Bisa Dapat Income dengan Mata Uang Asing

Berpenghasilan dollar atau mata uang asing lainnya sebenarnya tidak menjamin penghasilan yang kita peroleh selalu tinggi. Namun, dengan mendapatkan income valas atau valuta asing akan mendorong kita untuk mencari bentuk uang-uang yang lain.

7.  Berkesempatan Bekerjasama dengan Brand Ternama

Keuntungan lain yang bisa didapat dari pekerjaan ini adalah berkesempatan bisa menjalin kerjasama dengan brand ternama. Ini bisa dilakukan jika skill yang kaiian punya memenuhi kriteria yang diharapkan perusahaan.

Tidak hanya mendapat penghasilan, kalian juga dapat menambah nilai portofolio seperti yang sudah disebutkan diatas. Hal ini tentunya juga akan menarik brand-brand lain untuk menjalin kerjasama dengan kalian. Bahkan jika perusahaan tersebut puas dengan hasil kerja kalian, mereka akan memberikan tawaran lain di kemudian hari.

Rasa Duka yang Harus Dilalui Seorang Freelancer

Memerdekakan Diri dengan Menjadi Blogger Profesional

Tidak semua yang ada di dunia ini berjalan mulus dengan berbagai kelebihan yang dimiliki. Begitu menjadi seorang freelancer, termasuk menjadi blogger profesional. Apa saja duka yang harus dilalui oleh seorang pekerja lepas?

1.  Merasa Tidak Punya Banyak Teman

Freelancing adalah pekerjaan yang bersifat ‘everywhere’ alias dapat dikerjakan dimana saja. Kebanyakan pekerjaan ini memakai sistem wfh atau work from home. Karena itu lingkup kerja seorang freelancer hanya itu-itu saja. Hanya keluarga, kerabat dekat dan teman di lingkungan itu sendiri.

Pekerja lepas tidak memiliki teman kantoran seperti pekerjaan pada umunya. Ya, karena mereka tidak bekerja di kantor. Karena hal ini, terkadang freelancer merasa tidak memiliki teman kerja.

Tapi, untuk kalian yang ingin menjadi blogger profesional bisa berteman dengan teman seperjuangan di dunia per-blogging-an. Caranya adalah dengan mengikuti berbagai komunitas blog. Meskipun berteman secara online, akan ada banyak manfaat yang bisa kalian dapatkan. Salah satunya adalah kalian dapat mempelajari berbagai kultur daerah. Seru, lho!

2.  Bertanggungjawab Atas Dirinya Sendiri

Memilih bekerja sebagai freelancer berarti kalian juga sudah memilih bertanggungjawab pada diir kalian sendiri. Kenapa?

Karena kalian adalah perusahaan untuk diri kalian sendiri.

Namanya juga pekerja lepas, jadi profesi ini tidak terikat dengan perusahaan manapun. Jam kerja, banyaknya pekerjaan yang diambil, jenis pekerjaan adalah tanggungjawab kalian sendiri. Jika tidak bisa menyelesaikan suatu pekerjaan, itu adalah resiko yang harus kalian terima jika tidak memiiki manajemen waktu yang baik.

Selain itu, kalian juga bertanggungjawab atas semua kebutuhan yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini. Misal, jika pekerja kantoran diberi fasilitas berupa laptop kantor, kalian harus menyediakannya dari dan untuk diri sendiri.

3.  Tidak Mendapat Hak-hak Karyawan

Karena tidak terikat dengan perusahaan manapun, kalian tidak akan mendapatkan hak-hak karyawan pada umunnya, seperti asuransi ketenagakerjaan. Meskipun kalian bekerjasama dengan brand terkenal bahkan brand luar negeri sekalipun, kalian tidak akan mendapatkannya.karena project yang ditangani hanya bersifat sementara.

4.  Tidak Memiliki Job Security

Job security adalah peluang mempertahankan pekerjaan yang dimiliki. Dan hal ini berlaku untuk yang memiliki pekerjaan tetap di suatu perusahaan. Freelancer adalah sebuah ketidakpastian, dalam hal pekerjaan.

Meskipun dapat mengambil banyak project dalam satu waktu, belum tentu akan mendapatkan project lain di kemudian hari. Misal bulan ini dapat 5 project, bisa jadi bulan depan hanya mendapatkan 3 project.

Tapi tidak apa-apa, namanya rejeki sudah ada yang mengatur sesuai dengan takarannya masing-masing. Tinggal kita sebagai manusia apakah mau berdoa dan berusaha atau diam saja menerima keadaan.

Step by Step Menjadi Seorang Blogger Ala Koreanstuff

Memerdekakan Diri dengan Menjadi Blogger Profesional

Banyak yang bilang jika menjadi seorang blogger itu mudah. Mudah prosesnya, juga mudah dapat uang. Emang betul? Menurut pengalamanku, hal tersebut sangatlah jauh dari kata benar, kalau menyenangkan sih iya.

Banyak yang berasumsi demikian karena berdasarkan kelihatannya. Tinggal nulis, posting, lalu dapat uang. Tidak semudah itu, ya. Ada banyak langkah yang harus ditempuh untuk menjadi blogger, apalagi menjadi bogger profesional. Apa saja?

1.  Pelajari Skill Menulis dan Tingkatkan

Blogger tidak harus terlahir dari penulis profesional. Kalian yang belum punya pengalaman apapun boleh-boleh saja membuat blog. Seiring berjalannya waktu kalian akan terbiasa dan semakin memiliki tulisan yang lebih berkualitas.

Ada hal penting yang tidak boleh kalian lewatkan dalam proses belajar menulis. Kalian harus konsisten, semakin konsisten kalian akan semakin terbiasa. Hal satu ini biasanya diabaikan oleh pemula karena merasa tulisannya masih begitu-begitu saja, termasuk aku hehe.

Selain itu, ada hal lain yang harus kalian lakukan saat belajar tulis menulis, yaitu.

  • Sering membaca untuk memperkaya kosa kata.
  • Menulis setiap ide yang muncul di kepala, baik di hp, buku atau kertas.
  • Menulis topik sesuai minat.
  • Membaca ulang tulisan setiap selesai menulis dan jangan lupakan proses editing.
  • Memastikan setiap satu kalimat dengan kalimat yang lain saling sambung menyambung.

2.  Pelajari Kepenulisan yang Sesuai Kaidah

Mempelajari skill menulis sudah, saatnya mempelajari kaidah-kaidah kepenulisan. Kita sudah pernah mendapatkan dasarnya di pelajaran Bahasa Indonesia dulu pada saat sekolah. Pedoman ini biasa disebut dengan EYD atau Ejaan yang Disempurnakan.

Dilansir dari Wikipedia, EYD berlaku sejak tahun 1972 hingga tahun 2015. Namun, pada tahun 2015 lalu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 50 Tahun 2015 yang menyempurnkan EYD edisi ketiga menjadi EBI atau Ejaan Bhasa Indonesia.

Perjalanan pedoman Bahasa Indonesia tidak berhenti sampai disana. Tahun 2022 lalu, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa telah mengeluarkan Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Nomor 0424/I/BS.00.01/2022. Keputusan ini berisi pengembalian istilah EBI menjadi EYD, yang lebih tepatnya menjadi Ejaan Bhasa Indonesia yang Disempurnakan Edisi Kelima.

“Kok udah lima, yang keempat mana?” Jawabannya adalah EBI dianggap sebagai EYD edisi keempat. Selain pengembalian istilah, terdapat beberapa pedoman yang direvisi. Kapan-kapan akan kita bahas lebih dalam, ya.

3.  Pelajari Dasar-dasar Blogging

Kita tidak bisa mempelajari sesuatu jika tidak mengetahui dasar-dasarnya. Hal ini juga berlaku untuk menjadi seorang blogger. Pelajari dasar-dasarnya satu persatu sehingga kalian tidak akan kesulitan di lain waktu.

Ada hal penting yang selalu dilupakan oleh blogger saat mulai memasuki dunia blogging, yaitu adab. Mulai dari adab menulis, adab berkomunitas, adab blogwalking dan masih banyak lagi.

“Tidak adanya adab adalah sebabnya segala kejahatan.” – Ali bin Abi Thalib

Setelah adab sudah dipelajari tinggal kita belajar ilmunya. Dasar-dasar apa lagi yang harus kita pelajari?

  • Mempelajari niche blog dan memilih sesuai passion serta minat.
  • Memilih platform menulis (Blogger/Blogspot, Wordpress, Medium, dll) yang sesuai dengan kebutuhan.
  • Mempelajari cara kerja fitur-fitur platform yang dipilih.
  • Mempelajari cara memunculkan informasi pendukung di blog (page about me, sitemap, kontak.

Upgrading Skills to Be A Professional Blogger

Memerdekakan Diri dengan Menjadi Blogger Profesional

Menjadi blogger profesional adalah impian bagi setiap pelaku dunia blogging. Tapi, menjadi profesional harus meniti tangga hingga sampai ke puncak. Saat sudah di puncak pun harus kuat jika diterpa angin.

Bisa disebut sebagai a professional blogger, kalian harus mengasah kembali kemmapuan yang telah dimiliki. Selain itu, kalian harus menambah ilmu-ilmu baru agar lebih pro. Skill apa saja yang harus dimiliki saat akan bertransformasi menjadi blogger yang profesional?

1.  Content Management

Dewasa ini, konten menjadi sebuah hal yang sangat familiar, termasuk bagi seorang influencer. Apakah blogger juga influencer? Tentu saja. Untuk menjadi blogger profesional, kalian harus memiliki konten yang unik dan menarik.

Jika kalian hanya sekedar mempublikasikan artikel saja, kalian tidak akan mendulang banyak pembaca. Blogger profesional biasanya akan membuat konten yang runtut serta berkaitan satu sama lain. Ini berhubungan dengan niche yang sudah dipilih. Dengan begitu, peluang mendapatkan pembaca akan lebih tiinggi.

Saat melihat konten yang urut di suatu blog, mereka akan suka dan selalu menantikan tulisan-tulisan baru di blog kalian. Apakah aku sudah melakukannya? Tentu saja belum, tapi udah ada niat kok hehe. Untuk membuat konten yang urut, kalian bisa membuat sebuah content plan yang sudah pernah kujelaskan di artikelku sebelumnya.

2.  Time Management

Kemampuan content management jika tidak dibarengi dengan time management tidak akan berjalan dengan maksimal. Blogger profesional tau kapan waktu yang tepat untuk mempublikasikan artikelnya.

Kuncinya adalah konsistensi waktu. Tidak hanya menarik minat pembaca saja, konsistesi waktu posting juga akan menarik hati Google untuk melirik website kalian sehingga bolg yang kalian punya akan lebih disukai oleh si mbah.

Dalam content plan yang sudah dibuat, tidak hanya memuat mengenai konten apa saja yang akan di-publish. Tapi juga memuat waktu publish dan pastikan terjadwal, ya.

3.  Search Engine Optimization

Hal wajib yang harus dipelajari oleh blogger adalah teknik SEO atau Search Engine Optimization. Apa itu? SEO adalah teknik mengoptimalkan website pada mesin pencari seperti google atau bing agar dapat tampil di halaman pertama.

Jika sebuah website bisa menempati halaman pertama atau bahkan di nomor pertama, kesempatan mendapat view dari pembaca akan lebih besar.

4.  Bussiness and Marketing

Blog agar menjadi lebih besar pastinya tidak bisa jauh dari hal-hal berbau bisnis. Kita sebagai seorang blogger sama dengan menjual jasa. Untuk menyebarluaskan jasa tersebut, kita harus menguasai strategi bisnis dan marketing untuk menguasai pangsa pasar.

Jika kegiatan blogging hanya untuk menyalurkan hobi, skill ini tidak terlalu penting untuk dipelajari. Namun, jika blog digunakan sebagai pekerjaan sampingan hal ini sangatlah penting.

Kalian bisa mendatangkan pundi-pundi uang dari blog. Meulai dari jasa content placement, pemasangan banner iklan, endorse, jasa pembuatan artikel, dll. Syaratnya adalah traffic dari blog yang dimiliki haruslah tinggi. Kalau belum tinggi? Ayo ditingkatkan lagi.

5.  Personal Branding

Terakhir adlaah personal branding. Hal ini juga berhubungan dengan marketing blog. Personal branding adalah bagaimana kalian dikenal oleh masyarakat luas. Sebagai parenting blogger, lifestyle blogger, atau yang lain.

Branding diri bisa dibangun melalui sosial media. Seperti Instagram, Facebook, Twitter dan Linkedln. Dengan memiliki personal branding yang kuat, kalian akan lebih dikenal dan tawaran kerjasama pun semakin banyak.

Sudahkah Kamu Menjadi Blogger Merdeka?

Memerdekakan Diri dengan Menjadi Blogger Profesional

Meskipun sudah menjadi blogger profesional, belum tentu dikatakan sebagai blogger yang merdeka. Blogger merdeka itu yang bagaimana?

Seperti yang kita tau, merdeka berarti bebas. Blogger yang merdeka adalah blogger yang bebas berekspresi, bebas melakukan apa yang diinginkan serta bebas dari aturan-aturan.

Blog adalah tempat berekspresi seorang blogger. Platform tersebut adlaah tempat menyalurkan perasaan, menyalurkan keluh kesah, tempat melepaskan setres. Walaupun menulis artikel membutuhkan perjalanan yang cukup panjang, tapi satisfying banget kalau kita sudah mencintai rutinitas tersebut.

Blogger adalah bagian dari freelancer yang tidak terikat apapun. Ini adalah salah satu bentuk kemerdekaan bagi kita. Meskipun tetap, kita tidak bisa sebebas itu, aturan dan adab harus tetap dipegang.

Dan, seperti yang sudah dijelaskan diatas jika freelancer dapat memilih job dan client sendiri, hal tersebut adlaah bentuk kemerdekaan lain yang dimiliki oleh blogger. Namun, disamping itu kita juga harus mematuhi brief yang telah disetujui sebelumnya.

Penutup

Menjadi blogger profesional adalah impian. Tapi, sudahkah kamu menjadi blogger merdeka dan bisa memerdekakan diir?

Sumber: fastwork.id, glints.com, Wikipedia

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung di blog kami. Mohon jangan tinggalkan link hidup, ya! Jika meninggalkan link hidup mohon maaf komentar akan kami hapus.